Info Bisnis Online - 5 Fakta Indonesia
Latest Updates
Showing posts with label 5 Fakta Indonesia. Show all posts
Showing posts with label 5 Fakta Indonesia. Show all posts

5 Koruptor Kakap Partai Demokrat

Jika anda menjadi saksi pemilu di tahun 2009, maka anda pasti akan ingat bagaimana iklan partai Demokrat ketika itu tentang korupsi yang beredar sejak tahun 2008. Ya, wajah-wajah semacam Soesilo Bambang Yudoyono, Anas Urbaningrum, Angelina Sondakh, Ibas, Andi Malarangeng, dll. Entah kenapa sangat kebetulan bintang-bintang di iklan yang bertagline “Katakan Tidak Pada Korupsi” ini justru yang tersandung kasus-kasus berat korupsi. Dan jika anda mencermati sepak terjang KPK, maka tokoh-tokoh dari Partai Demokrat yang paling menghiasi sebagai aktor utamanya.

1. Muhammad Nazaruddin
Nama yang satu ini sangat menghebohkan sebagai aktor korupsi setelah Gayus Tambunan. Yang membuat Nazaruddin sangat fenomenal, ia merupakan bendahara partai Demokrat yang selalu beriklan tidak pada korupsi. Partai bernotabene sebagai pemegang tampuk kekuasaan negara tentu saja mulai goyah. Bahkan banyak beredar kabar bahwa Nazaruddin hanyalah sebuah tumbal partai dari banyaknya aktor di tubuh Demokrat. Hal ini terbukti kemudian dengan banyaknya petinggi-petinggi partai Demokrat setelahnya yang terseret korupsi dan langsung menghias layar kaca.
Tepatnya pada Juni 2011, Nazaruddin selaku bendahara Partai Demokrat menjadi terpidana pada kasus suap pembangunan Wisma Atlet. Kasus yang kemudian menyeret banyak petinggi Demokrat ini menelan kerugian negara hingga 6 Trilyun. Wowww. Dan selanjutnya Nazaruddin tidak terima, ia kemudian menyeret petinggi partai demokrat lainnya mengingat ia kemudian menyebut Andi Malarangeng, Anas Urbaningrum, Wayan Koster, dan Angelina Sondakh.

2. Angelina Sondakh
Siapa yang tidak mengenal nama perempuan yang satu ini, bukan karena ia menjadi potikus ulung, tapi ia juga seorang bekas puteri Indonesia, oleh sebab itu ketika Angelina Sondakh terjerat kasus korupsi, pemberitaannya sangat heboh, tidak hanya di program-program berita, tapi juga di banyak infotaiment.
Angelina menjadi tersangka karena didakwa menerima uang lewat anak buah Nazaruddin, Mindo Rosalina Manullang. Suap ini masih terkait dengan kasus pembangunan Wisma Atlet mengingat Angelina adalah salah satu anggota komisi olahraga Dewan Perwakilan Rakyat.

3. Andi Malaranggeng
Andi Malaranggeng juga demikian, ia merupakan salah satu petinggi partai Demokrat yang muncul di iklan “Katakan tidak pada korupsi”. Ia terjerat dalam drama panjang Nazaruddin. Korupsi pengadaan pusat pelatihan Hambalang menjadi tuduhannya. Andi yang mantan menpora ini diduga menyalahgunakan wewenang secara bersama-sama.

4. Anas Urbaningrum
Tentu saja yang satu ini merupakan aktor paling kontroversial. Bukan hanya karena statusnya sebagai tersangka korupsi, tapi perkataannya dulu yang menyatakan “Gantung di monas kalau korupsi”. Ketika Anas terbukti korupsi, ramai-ramai di medsos memampang foto anas yang tergantung di Monas. Lebih mirisnya, ketika ditetapkan sebagai tersangka, Anas merupakan orang nomor satu di Partai Demokrat. Di sinilah perkataan Nazaruddin di awal mulai terbukti tentang beberapa petinggi Demokrat juga terbukti bersalah.
Kesalahan anas adalah menikmati duit (Gratifikasi) dari proyek hambalang yang salah satunya konon digunakan untuk pencalonan dirinya sebagai ketua partai.

5. Jero Wacik
Ini merupakan sosok yang paling tidak diduga dalam Drama Korupsi di partai Demokrat. Pertama karena dia tidak muncul di iklan. Kedua karena Jero Wacik dirasa bukan orang sentral di media. Ketiga karena dirinya merupakan pembina partai. Bahkan ketika Anas dan Andi ditetapkan tersangka, maka Jero Wacik merupakan salah satu aktor yang menyuarakan mereka berdua untuk mundur dari partai. Dan akhirnya justru dirinya sendiri yang terjerat dalam kasus dugaan pemerasan terkait dalam memperbesar dana operasional menteri.

5 Fakta Tentang Orang Sunda

5 Fakta Tentang Orang Sunda
Suku yang satu ini adalah merupakan salah satu yang paling bisa dikomersilkan selain Tegal. Seringkali yang diambil adalah logatnya. Oleh sebab itu seringkali Sunda menjadi salah satu yang terkenal di Indonesia. Berikut 5 fakta tentang orang-orang Sunda.

1. Mencampur Bahasa
Entah kenapa orang sunda meskipun sudah berbahasa Indonesia tetap saja selalu diikuti kata “Atuh…” dengan logat yang khas, atau sering juga diikuti dengan kata “teh…”, contoh mengatakan “Itu teh sudah pintar”. Mereka sangat sulit menghilangkan. Ini bukan seperti orang jawa lho yang medok berbahasa Indonesia, tapi orang Sunda seringkali mencampurkan bahasa. Selain dua kata di atas juga ada kata lain, seperti “Nya”, “Mereun”, atau “Mah”.

2. Tidak Bisa Huruf F
Ini juga mungkin karena bawaan bahasa Sunda, seringkali orang Sunda tidak bisa mengucapkan huruf F. mereka selalu menggantinya dengan huruf P. jadi kalau baca huruf arab selalu mengatakan “Al Patihah”. Memang tidak semua, tapi hampir kebanyakan seperti itu. Ga’ percaya? Dengarkan saja mamah Dedeh. Meskipun sudah sedikit samar, tapi huruf F masih sedikit P. kalau candaannya sule “Kata siapa orang sunda tidak bisa huruf F, itu mah Pitnah”.

3. Lemah Lembut
Boleh dikatakan bahasa Sunda merupakan bahasa yang paling lembut se Indonesia, bahkan mungkin sedunia kalau mereka sudah dengar. Gadis-gadis yang berasal dari Sunda memiliki tutur kata yang santun, dengan cengkok yang sangat Indah khas langgam sunda. Gaya bicara mereka sangat asik didengar. Enak sekali mendengar gadis cantik dari sunda kalau sudah berbicara.

4. Religius
Orang asli Sunda religiusitasnya tinggi, mereka sangat mengutamakan sholat lima waktu. Kalau bicara asli Sunda maka bisa dilihat didaerah semacam Tasik, dan Cianjur. Banyak pondok-pondok pesantren, dan masjid-masjid sering menjadi tempat-tempat berkumpul. Biar jadi orang sukses atau orang susah, yang penting sholat. Ini pesan dari leluhur. Jangan heran kalau slogan kota-kota di jawa barat selalu bernuansa agama Islam. Seperti Cianjur Gerbang Marhamah, Bogor Beriman, dan Bandung bermartabat.

5. Berkulit Putih


Mayoritas orang sunda memang berkulit putih, hampir dikatakan rata-rata meskipun tidak semua. Konon karena letaknya yang di dataran tinggi plus konsumsi mereka lalapan yang berasal dari dedaunan alami, bahkan ujung daun muda mangga saja bisa dilalap. Satu lagi yang menjadikan mereka kelihatan putih dan cantik, orang sunda memiliki gengsi tinggi. Kalau misalnya, tidak rapi mereka risih, kalau keliatan tidak putih mereka malu.

5 Fakta Harry Tanoesoedibjo

Siapa yang tidak kenal dengan orang yang satu ini. wajahnya sepertinya lebih sering muncul di televisi daripada artis karena dirinya yang memiliki stasiun televisi itu sendiri. Namun demikian, Bos MNC ini memiliki banyak catatan menarik yang layak diketahui. Berikut 5 Fakta menarik tentang Harry Tanoesoedibjo
politik.kompasiana.com

1. Raja Bisnis Indonesia
Ya, Harry Tanoe merupakan raja bisnis di Indonesia. Ia merupakan salah satu orang terkaya dengan kekayaan melebih 1 Miliar US Dolar. Terhitung ada banyak perusahaan yang dimilikinya. Namun yang membuatnya moncer adalah kelengkapa lini bisnisnya. Ia memiliki sektor media, perbankan, telekomunikasi, dan lain sebagainya. Oleh sebab itu jangan heran jika mendengar saham sebuah perusahaan dicaplok oleh Harry Tanoe.

2. Kontroversi Politik
Sebenarnya orang berpolitik sangat biasa, namun karena Harry Tanoe seorang raja media, ia selalu muncul di televisi dengan latar belakang politik dan partai yang mengusungnya. Namun demikian, ia terlanjur dianggap seorang politikus yang ambisius, karena kepindahannya dari partai Nasdem ke Hanura dan mencalonkan diri menjadi wakil presiden meski elektabilitasnya rendah. Lagi-lagi dengan kekuatan media ia mencoba untuk membangun karir politiknya dan muncul berkali-kali di televisi. Namun setelah gagal, Harry Tanoe selanjutnya “menyingkir” dari Hanura. Hal ini diperkuat ketika Harry Tanoe justru muncul di calon presiden Prabowo Subianto. Sehingga beberapa orang juga menganggap dirinya sebagai “kutu loncat”.

3. Pernah Diperiksa KPK
Tepatnya pada juni 2012, ia diperiksa karena dugaan kasus korupsi Tommy Hindratno, seorang pejabat pajak dari kantor Sidoarjo yang diduga memiliki hubungan dengan salah satu perusahaan Harry Tanoesoedibjo, yaitu PT. Bhakti Investama Tbk. Harry Tanoe kemudian menyangkal akan keterlibatan dirinya dan perusahaannya dalam kasus tersebut.

4. Pemalas
Harry Tanoe mengakui sendiri bahwa dulunya, dia adalah seorang anak pemalas. Bahkan pernah mengakui bahwa ia pernah berkelahi hanya karena membela mantan pacar sewaktu masih SMA.

5. Miss World
Harry Tanoe adalah satu-satunya orang di Indonesia yang menggelar kontes kecantikan dunia di negara mayoritas muslim ini. Persoalannya, ketika itu hampir seluruh elemen umat Islam menolak diadakannya kontes kecantikan tersebut, namun sosok yang satu ini tetap kokoh. Hingga kemudian beredar bahwa keuntungan yang diraup dari acara ini mencapai 20 Milyar. Bahkan banyak tagline berita memunculkan “Demi 20 Milyar, Harry Tanoe Mati-matian bela Miss World”.

5 Fakta Tentang Jawa Pos

Sahabat panduan menarik pasti mengetahui Koran Jawa Pos. Ya, Koran yang mengakar di wilayah Jawa Timur ini memang sangat luar biasa memimpin pasar Koran. Juga dengan pedenya, ia tetap ekspansi besar-besaran di dunia media cetak saat dunia online mulai menggerus. Oleh sebab itu berikut 5 fakta yang harus diketahui tentang Jawa Pos di balik kesuksesannya sekarang.

1. 6000 eksemplar
sonygeraldi.blogspot.com

Pada awalnya Jawa Pos merupakan Koran yang hampir bangkrut, oplahnya hanya sekitar 6000 eksemplar saja di akhir dekade 90an. Untuk ukuran Koran tentu saja hal ini sangatlah sedikit. Padahal sekarang oplahnya mencapai 300an ribu eksemplar. Hal ini memang tidak terlepas dari sosok tangan dingin Dahlan Iskan.

2. Dahlan Iskan
Ini dia sosok yang menggebrak Indonesia dengan kepemimpinannya di Jawa Pos. ia awalnya wartawan di Tempo yang melejit karena reportasenya tentang kapal Tampo Mas. Di tahun 2000 Dahlan Iskan mulai mengambil alih Jawa pos. Bayangkan hanya dalam waktu sekitar 6 tahun, Koran Jawa Pos sudah meroket, terutama dengan oplahnya yang mencapai ratusan ribu. Hal ini tentu saja menjadikan Jawa Pos salah satu pemimpin media di Indonesia.

3. Gaya Bertutur
Jawa Pos tidak bisa disamakan dengan kompas. Hal ini dilakukan karena Jawa Pos menyadari, jika bergaya sama dengan kompas, maka sama saja menjadi ekor sebuah kemapanan. Kompas dikenal melalui gaya bahasanya yang manis, santun, namun tidak menghilangkan kewajiban untuk mengedukasi pembacanya tentang beragam hal. Oleh sebab itu Jawa Pos mengambil gaya lain yang sering Dahlan Iskan sebut dengan “Gaya Bertutur”. Tegas, dan lugas.

4. Raja Koran Daerah
ini dia yang dulunya tidak dilakukan oleh Kompas, merangsek masuk ke daerah-daerah melalui Koran “RADAR”. Meskipun sulit, Jawa Pos tidak pernah peduli, mereka terus seperti sebuah pasukan yang pelan tapi pasti berekspansi. Dan hal ini pula menjadi identitas Jawa Pos yang berani untuk terus mencoba-coba tanpa peduli bagaimana hasil akhirnya. Namun kini berbuah manis, Jawa Kini membawahi lebih dari 150an Koran daerah, maupun nasional.

5. Menantang Kompas
Ini juga salah satu rahasia sukses mereka, mereka menempatkan Kompas sebagai sesuatu yang harus ditantang, dilawan, dan disaingi. Meskipun kemudian Jawa Pos melakukan upaya jenius dengan diferensiasi dalam hal bahasa, gaya, bahkan ekspansi bisnis. Namun upaya mereka dalam menantang Kompas patut diapresiasi sebagai generator motivasi mereka. Bahkan disamping media cetak, TV, jawa pos sudah memiliki Power Plant di Gresik dan Kalimantan.

5 Fakta Orang Indonesia di Internet dan Dunia Maya

s23-ride.blogspot.com
Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk terbesar di dunia, pertumbuhan dunia mayanya juga sangat cepat. Banyak ceruk bisnis yang bisa anda peroleh. Tapi sebelum melangkah lebih jauh, anda harus tahu fakta-fakta tentang perilaku masyarakat Indonesia di dunia maya (internet).

1. 20% pertahun
Ini adalah angka pertumbuhan pengguna dunia maya di Indonesia. Bahkan pertumbuhan ini merupakan yang paling cepat di seluruh dunia. Sekarang ada 74,6 juta pengguna internet di Indonesia, woowww... Kalau anda bisa menarik 0,01% saja, maka anda sudah menyedot 7.400 pengunjung. Ini sudah sangat besar untuk ukuran pengunjung di dunia maya. Bahkan di tahun 2015 diperkirakan tembus pada angka 100.000.000. Maka kalau anda tidak menjamah dunia maya, anda akan tertinggal jauh di belakang.

2. Fashion
Nah, kalau yang satu ini rujukan anda bagi yang ingin membuat toko di dunia maya. Ternyata orang Indonesia banyak belanja yang berhubungan dengan fashion. Artinya hampir semua pembeli dunia maya adalah wanita. Di urutan pertama tentu saja pakaian, anda pasti tidak bisa menghitung berapa banyak jumlah toko pakaian online. Dari batik sampai celana dalam. Yang kedua sepatu, dan tas. Barang-barang lain otomatis menyusul.

3. Chatting
Ini juga referensi bagi yang ingin menjamah Internet untuk bisnis. Ternyata kebanyakan transaksi online bukan dari toko online resmi yang ada keranjang dan lain sebagainya. Tapi orang Indonesia jauh lebih suka melalui chatting, atau web komunitas. Wajar, orang Indonesia belum begitu percaya dengan transaksi online, lebih percaya transaksi dengan orang yang sudah di kenal. Maka forum jual beli seperti kaskus, berniaga, olx (toko bagus), facebook menjadi serbuan nomor wahid para penjual barang.

4. Media Sosial
Hampir 70% pengguna dunia di Indonesia hanya menghabiskan waktu untuk jejaring social. Terutama facebook. Maklum banyak orang ikut-ikutan buat facebook, dan rata-rata orang Indonesia betah berlama-lama di Facebook. Mungkin kamu sudah bosan, tapi di belahan Indonesia lainnya, facebook masih menjadi gengsi yang utama. Oleh sebab itu di Indonesia ponsel android paling laku karena pengin menjadi pengguna facebook.

5. Berita
Ini rujukan bagi para penggiat dunia maya yang mau buat website. Rata-rata yang dicari orang Indonesia di dunia maya dan Internet adalah berita (54,2 %), faktanya nomor salah satu situs paling banyak dikunjungi adalah detik.com. Baru kemudian hiburan (16,3%), film (10,2), bukti orang Indonesia suka nonton film, olah raga (8,7%), musik (8,5%), politik (7,4%), sinetron (6%), pasti ibu-ibu yang nyari, gosip (5,2%), konten pendidikan (5%), yang ini bukti kalau orang Indonesia males belajar. Hehehe.

5 Fakta Biaya Politik di Indonesia

Saat ini pencalonan kepala daerah, anggota dewan, bahkan kepala Desa sudah dilakukan melalui pemilihan langsung, oleh sebab itu beragam cara dilakukan para calon untuk menarik simpati pemilihnya. Dalam upaya ini, dibutuhkan biaya politik yang tidak sedikit. Berikut fakta-fakta menarik tentang biaya politik di Indonesia

1.Pencitraan
merdeka.com
Secara logika, tidak ada seorang calon yang benar-benar dikenal oleh pemilihnya, mereka mengenal hanya dari iklan-iklan, baleho, spanduk, kampanye. Oleh sebab itu dengan jalur ini otomatis mereka mudah melakukan pencitraan, dan itu harus terjadi. Dari hal ini pula kemudian modal dikeluarkan banyak, bahkan obama sampai menghabiskan 54% dananya untuk iklan. Dari litbang kompas disebutkan, butuh 1 milyar sebulan hanya untuk iklan calon gubernur di stasiun televisi.  Woww.. otomatis tidak ada orang yang mau rugi, akibatnya mereka mencari uang setelah menjabat untuk menambal.

2.Konsultan
Konsultan memang paling untung ketika ada pesta politik di samping para pembuat spanduk dan penggerak masa. LSI misalnya, mereka mengaku sudah memenangkan 17 bakal gubernur, atau hampir separuh jumlah gubernur di seluruh penjuru Indonesia (antikorupsi.org). untuk bupati saja, dibutuhkan uang sekitar 150-200 juta. Oleh sebab itu boleh dikatakan sangat jarang lembaga survei yang bersifat netral.

3.1 Milyar
Jangan mengira angka ini adalah modal untuk menjadi bupati atau walikota. Ini angka yang konon dikeluarkan hanya untuk menjadi kepala desa, woowww, dan sayangnya calon kepala desa tersebut tidak menang. Hal ini terjadi di salah satu desa di Pekalongan. Politik uang sudah terang-terangan. Setiap orang bisa mendapat uang sampai 300rb hanya untuk memberikan suaranya. Sedangkan lawannya hanya 25rb perorang. Menurut sumber yang tidak mau disebutkan, di desa tersebut uang sudah tidak berdaya, benar-benar bakal calon yang dilihat oleh pemilihnya. Tapi angka 1 Milyar untuk kepala desa tersebut tentu saja sangatlah fantastis.

4.311 Milyar
Mungkin pembaca sudah menebak untuk apa angka sebesar ini. Ya, ini adalah angka yang Jokowi keluarkan untuk kampanye preside. Mulai dari pencitraan, menggerakkan media massa, menggerakkan massa, menggiring opini di dunia maya. Oleh sebab itu jangan heran jika Prabowo kalah, meskipun sangat kaya, Prabowo dan timnya hanya mengeluarkan setengah dari angka yang dikeluarkan oleh Jokowi.

5. Partai Butuh Uang
Saat pemilu, partai memang butuh banyak uang untuk kampanye, penghitungannya sudah bisnis, untung atau buntung. Faktanya, Ahok ketika mencalonkan diri menjadi bupati Belitung Timur, ia harus mengeluarkan uang 2 Milyar untuk 12 partai yang mendukungnya. Katanya, itu merupakan uang kantor (merdeka.com). Mungkin uang suara ya... hehehe...

5 Fakta di Balik Ajang Pencarian Bakat

igcomputer.com
Ajang pencarian bakat di Indonesia sangat menjamur, mulai dari Indonesian Idol, Indonesia mencari bakat, x factor, sampai sekarang ajang pencarian Da’i dan semacamnya yang dipilih berdasarkan poling dari sms pemirsa dan lain sebagainya. Namun demikian, ada beberapa fakta yang banyak tidak diketahui pemirsa di Indonesia di balik ajang pencarian bakat tersebut.

1.Hanya Rating
Ajang pencarian bakat sebenarnya bukanlah benar-benar mencari bakat, namun jangan dilupakan bahwa sebenarnya ini salah satu acara untuk mendapatkan jutaan pemirsa, sehingga rating televisi tersebut tinggi. Buktinya, setelah bakat yang dicari ditemukan, orang-orangnya tidak banyak yang menjadi artis, rekaman saja biasanya hanya sekali. Mau masuk TV lagi, lewat acara gosip dll.

2.Skenario Pemenang
Menurut sumber yang tidak mau disebutkan, dalam ajang pencarian bakat, hampir di setengah perjalanan pemenang sudah ditentukan, tentu saja jangan terlalu anjlok kualitasnya, dipilih yang memang bagus dan menjual (yang terakhir harus ada. Taruhannya rating). Salah satu caranya, yang kurang bagus ditampilkan di awal acara, saat yang nonton belum banyak. Calon juara di letakkan di jam-jam yang memang jadi pusat perhatian pemirsa, jam 9:00. Tapi tidak terakhir. Ini hanya taktik media belaka agar penonton terus mengikuti acara tersebut.

3.Fisik Pertimbangan Besar
Mungkin anda berpikir tidak semua pemenang secara fisik bagus, mungkin “maaf” sedikit tambun dan lain sebagainya. Tapi partai final tidak hanya satu orang, ada peserta lain tentunya. Disitulah akan menjadi penutup kekurangan yang lainnya. Hal ini mengingat fisik begitu menunjang di dunia hiburan. Ingat, penonton menjadi pertimbangan utama dalam setiap dunia hiburan.

4.Fremantle Media
Fremantle Media merupakan sebuah perusahaan yang membawa ajang pencarian bakat ke Indonesia, seperti Indonesia Idol. Pemiliknya adalah Rupert Murdoch, pemain media kelas kakap dunia. Ia seorang Yahudi yang pandai membuat acara untuk menarik pemirsa. Yang terbaru tentu saja X factor yang digawangi bersama Simon Cowell.

5.Taktik SMS
Menurut sumber kami, kadang agar jagoan dari pihak penyelenggara menang, sms dari pendukung peserta yang lain akan ditutup meski banyak sms yang masuk. Tapi jagoan dari pihak media terus dibuka. Jika kelihatan jomplang, maka yang jagoan pemirsa akan dibuka kembali untuk menerima sms sampai terlihat tipis perbedaannya.
Ini juga pundi-pundi uang bagi ajang pencarian bakat. Jika biasanya sebuah acara hanya mendapatkan pemasukan dari iklan-iklan yang bertebaran sepanjang acara. Namun di ajang pencarian bakat sms menjadi salah satu sumber uang, satu orang Rp. 2.200. kalikan saja 5.000.000 sms. Akan mencapai 11.000.000.000. woowwww.

5 Fakta Tersembunyi di Pemilihan Presiden 2014

iberita.com
Pemilihan Presiden di tahun 2014 tergolong paling sengit, setidaknya hal ini dikarenakan calon yang bersaing hanya dua pasangan. Namun demikian polemik-polemik tak henti-hentinya terjadi dari awal hingga akhir. Berikut 5 fakta unik pilpres 2014

1. Angka Aneh Pemilu
Penduduk Indonesia pada tahun 2014 sebesar 252.164.836 jiwa. Namun demikian daftar pemilih tetap sebanyak 190.307.134 pemilih. Ini sangat tidak masuk akal kalau dinalar dengan akal sehat. Jika diteliti, penduduk yang berusia 1-14 tahun berjumlah 70 juta. Usia 15-17 berjumlah 11 juta. Artinya keduanya tidak memiliki hak untuk memilih. Namun demikian jika diasumsikan orang yang sudah menikah di usia tersebut sebesar 10% (sebenarnya terlalu besar), maka yang tidak berhak memilih sejumlah 72 juta. Artinya pemilih tetap seharusnya di angka 180.000.000 bukan di angka 190.000.000, ini belum dikurangi TNI dan Polri lho. Dan kalau dilihat selisih perolehan suara, antara Prabowo-Hatta dan Jokowi-Kalla, maka akan terlihat angkanya 10.000.000. Ajaib.

2. Media Tidak Netral
Sebenarnya dari dulu media tidak pernah netral, mending citizen journlism, hehehe. Tapi yang aneh pada pilpres 2014, media begitu jelas berpihak pada salah satu pasangan. Paling jelas tentu saja Metro TV yang memihak pada kubu Jokowi dan Jusuf Kalla. Sedangkan TV One di kubu Prabowo. Selain dua media tersebut, media lain juga tergiring menjadi dua kubu. MNC Group juga merapat ke Prabowo. Belum lagi media online. Boleh dikatakan ini pilpres paling membuka aib media.

3. Muslim dan Non Muslim
Yang satu ini juga terlihat sangat jelas. Di kubu Prabowo banyak yang merapat di pihak ustadz, pemuka agama, dan lain-lain. Bahkan beredar tentang kecocokan Prabowo jika dibuat angka dari hurufnya akan bertemu ayat dalam al Qur’an. Kubu Jokowi dinilai mewakili non muslim, bahkan LSI secara terang-terangan menyatakan Jokowi unggul di non Muslim (nasional.inilah.com).

4. Perang Jenderal
Dalam pemilu, strategi tak sesederhana taktik 4-4-2 sepakbola. Tapi jauh lebih tajam dan runyam. Perang intelejen, dan jenderal terjadi sangat terbuka. Prabowo mantan Danjen Kopasus otomatis memiliki banyak jenderal di belakangnya. Begitu juga dengan Jokowi yang dibila Wiranto. Dengan kata lain, otomatis meskipun TNI dan Polri dituntut netral, tapi paling tidak ada secuil kecondongan. Bahkan untuk SBY sendiri disandikan dengan kapal karam.

5. Membangun Opini
Demi menarik simpati pemilih, dua pasangan di pilpres sama-sama membangun opini publik. Kubu Prabowo menggulirkan opini bahwa Jokowi tidak banyak melakukan kesuksesan, hanya pencitraan semata, belum lagi tentang keislamannya. Sedangkan Prabowo diserang dengan tragedi semanggi dan mengingatkan pemilih agar tidak kembali ke masa orde baru seperti mertuanya hingga para ustadz dan beberapa kyai mengikutinya.