5 Fakta Utang Indonesia | Info Bisnis Online
Latest Updates

5 Fakta Utang Indonesia

Bagaimanapun makmurnya Indonesia saat ini, dan siapapun pemimpin yang mengaku berhasil, sebenarnya Indonesia masih terjajah dengan hutang yang luar biasa besarnya. Berikut 5 fakta tentang hutang luar negeri Indonesia.

1. Jepang
Jepang dulu kala merupakan penjajah terkejam bagi bangsa Indonesia, meski hanya berkuasa sebentar dibanding dengan Belanda. Yang perlu anda tahu, penjajahan Jepang kepada rakyat Indonesia masih berlanjut hingga kini, melalui hutang. Ya, Jepang merupakan negara pemberi hutang terbesar untuk Indonesia, besarnya mencapai 249 triliun. Di belakangnya ada Banku Dunia dengan pinjaman 152 triliun, Asia Development Bank dengan 108 Triliun, Prancis 25,8 Triliun, Jerman 22,5 Triliun, dan Islamic Development Bank 6,98 Triliun. Artinya kita harus sadar bahwa pondasi ekonomi Indonesia adalah pinjaman.

2. Rp. 10.000.000/orang
Ini merupakan perkiraan angka total hutang indonesia di akhir tahun 2014. Padahal pada tahun 2012 hutang Indonesia masih 1.937 triliun. Jika 2.400 triliun ditanggung kepada seluruh penduduk indonesia yang berjumlah 240.000.000, maka setiap orang, meskipun baru lahir ke dunia, akan menanggung hutang sebesar Rp. 10.000.000. dan perlu diketahui, hutang ini terus bertambah. Bahkan dari Merdeka.com, pemerintah justru ngotot untuk mendapatkan lagi pinjaman dari hutang luar negeri. Seharusnya Indonesia berkaca pada Amerika yang sekarang hancur ekonominya karena berdiri di atas hutang.

3. 2 Turunan
Ya, butuh waktu kurang lebih 2 turunan jika bangsa Indonesia berniat untuk melunasi hutang triliunan. Rasionalisasinya dengan membayar cicilan sebesar Rp. 50 triliun atau setara dengan Rp. 1,1 triliun setiap minggu. Tapi ini hanya untuk melunasi pokok hutangnya saja, belum termasuk bunga. Jika ingin melunasi total beserta bunga yang dimiliki, maka dengan pola Rp. 1,1 triliun setiap minggu, maka baru akan selesai sekitar 100 tahun, atau sekitar 2 turunan. Sayangnya di Indonesia korupsi terus terjadi dan hutang terus menumpuk.

4. Warisan Penjajah
Siapa sebenarnya yang mewarisi hutang Indonesia yang menggunung ini? Soekarno? Soeharto? Habibie? Bukan mereka semua. Ternyata semua berawal dari warisan kolonial belanda. Sejak perjanjian meja bundar, peralihan kekuasaan terjadi, saat itu pula peralihan penyelesaian hutang diberikan. Baru selanjutnya pemerintahan Soekarno mewariskan hutang kurang lebih $ 2,1 Miliar. Kemudian bak balon yang menggelembung, Soeharto mewarisi hutang $ 60 Miliar kepada Habibie. Selanjutnya tradisi ini dilanjutkan kembali oleh Habibie yang mewarisi sampai $ 75 Miliar. Dan yang paling besar SBY yang menghasilkan hutang senilai 1667 triliun (nusantaranews.wordpres.com)

5. 122 triliun
Ini merupakan bunga dari hutang yang dimiliki Indonesia setiap tahunnya. Oleh sebab itu mengapa Indonesia kesulitan melunasi hutang yang dimiliki mengingat bunga dari hutang tersebut sudah sangat tinggi. Dan karena ini pula kita menjadi tahu alasan begaimana sulitnya pemerintahan Indonesia yang meskipun makmur tapi tidak memiliki pondasi yang kuat karena berdiri di atas hutang. Terlebih gaya hidup pemimpin Indonesia yang konon untuk pernikahan Ibas dan Aliya saja mencapai Rp. 40 Miliar dan biaya rapat yang lebih sering sepi setiap tahunnya mencapai Rp. 30 Miliar.

0 Response to "5 Fakta Utang Indonesia"

Post a Comment